son of ryadz diary : December 02, 2014 at 01:35AM

BBM resmi dinaikkan oleh pemerintah, untuk Premium menjadi Rp. 8500,- dan Solar menjadi Rp. 7500,-. Kenaikan BBM yang sudah diberlakukakn sejak Selasa, 18 November 2014 pukul 00.00 WIB tersebut menimbulkan berbagai macam reaksi di masyarakat.
Berbagai macam reaksi tersebut diantaranya adalah demo oleh berbagai kalangan atau kelompok tertentu, cibiran terhadap presiden di media sosial, dan berbagai lainnya. Sementara kalangan politisi dan praktisi ada yang menilai langkah dan kebijakan pemerintah sudah tepat, namun ada juga yang menilai kebijakan presiden mengurangi subisi BBm mengada-ada, karena harga pasaran minya dunia turun. Disisi lain, kalangan dunia usaha mendukung kebijakan pemerintah tersebut, sekaligus menyarankan pemerintah untuk menghapus subsidi BBM, agar harga BBM sesuai pasaran dunia.
Menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi) langkah pemerintah menaikkan harga BBM subsidi karena selama ini subsidi tersebut tidak tepat sasaran yang harusnya untuk pembangunan infrastruktur. Dengan kenaikan harga sebanyak Rp 2000,-, subsidi tidak dihilangkan tetapi hanya dialihkan ke hal yang produktif seperti pembangunan infrastruktur berupa jalan, bandara dan juga pelabuhan.
Selain itu, pemerintah juga akan mengalihkan subsidi tersebut langsung kepada masyarakat yang membutuhkan melalui kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Keluarga Sejahtera.
Kebijakan pemerintah mengurangi subsidi BBM tak dapat diganggu gugat. Untuk itu sebagai masyarakat Indonesia yang ingin maju dan sejahtera di mata dunia dan ingin menjadi salah satu negara yang kuat, hebat dan memiliki stabilitas nasional yang baik maka mari kita dukung kebijakan pemerintah tersebut dan kita pantau kinerja pemerintah dalam rangka mensejahterakan rakyatnya.
By Winda Rachelina


Link: http://adf.ly/usJdu HADAPI DAMPAK KENAIKAN BBM

IFTTT

Put the internet to work for you.

Turn off or edit this Recipe

0 komentar:

Posting Komentar